Tanjungsari (23/10) Kegiatan Sinau pancasila di Kecamatan Tanjungsari diselenggarakan di Aula Kecamatan Tanjungsari.Kegiatan ini difasilitasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Istimewa Yogyakarta (Kesbangpol DIY) ,menghadirkan, Pusat Studi Pancasila UPN Yogyakarta, Ahmad Riyadi, S.Hum dan Badan Kesbangpol Kabupaten Gunungkdul Purwo Handoko, S.Sos., MM..
Yogyakarta adalah daerah yang multi kultur. Hal itu merupakan keunggulan sekaligus kelemahan. Salah satu kelemahannya mudah diganggu dengan isu-isu perbedaan individu, budaya, nilai-nilai, norma-norma sosial dan perbedaan kepentingan. Hal tersebut terjadi di DIY karena sebagai kota tujuan pelajar dan mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia, demikian disampaikan Purwo Handoko.
Membangun wawasan kebangsaan sebagai anak bangsa, harus ada ikatan yang kokoh antara anak bangsa dan tidak membedakan suku, agama, ras dan golongan, tegasnya.
Sementara itu Ahmad Riyadi mengungkapkan Pancasila sebagai suatu sistem filsafat,dan pada hakikatnya pancasila sebagai sitem ilmu pengetahuan, pedoman, penghayatan dan pengamalan dalam kehidupan. Pancasila sebagai suatu sistem cita-cita atau keyakinan bersama yang praktis, karena dijadikan landasan cara hidup manusia atau masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan;
Sementara itu, Camat Tanjungsari Rakhmadian Wijayanto, AP, M.Si dalam sambutannya mengungkapkan, Sinau Pancasila menjadi penting dilaksanakan karena intensitas pendidikan Pancasila mengalami penurunan dan perlunya untuk diigatkan kembali. Namun demikian ia berharap peserta yang terbatas ini nantinya akan menyebarluaskan hasil dari Sinau Pancasila ke masyarakat yang lebih luas, lebih-lebih pada lingkungan keluarga.